Ketenagakerjaan Amerika Serikat Tahun 2018 Dan 2019

Ketenagakerjaan Amerika Serikat Tahun 2018 Dan 2019 – Pada tahun 2018 lalu pertumbuhan tenaga kerja di Amerika Serikat melaju dengan tinggi, terutama di bulan Oktober karena berhasil melampaui ekspektasi. Tidak hanya itu saja, terjadi kenaikan upah hingga 3% dan ini menjadi pertama kalinya sejak resesi ekonomi yang terjadi tahun 2008.

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat mengumumkan bahwa jumlah tenaga kerja di Amerika mencapai 250.000 orang pada bulan Oktober, lebih tinggi dari perkiraan sebesar 190.000 orang. Tingkat pengangguran pun berada pada level 3,7%, lebih rendah sejak Desember 1969. Dengan penambahan tenaga kerja yang mencapai 250.000 orang, maka jumlah pekerja saat ini telah mencapai 156,6 juta orang (tahun 2018) dan membuat rasio tenaga kerja terhadap jumlah penduduk Amerika Serikat meningkat dan menjadi 60,6%. Laporan tersebut membuat ekonomi Amerika Serikat dapat melewati tahun 2018 dengan pijakan yang lebih kuat.

Cerita lain pada sisi upah, selama hampir 10 tahun akhirnya ada berita yang membahagiakan mengenai upah pekerja. Penghasilan atau upah rata-rata per jam mengalami kenaikan dan hal ini merupakan peningkatan terbaik sejak tahun 2009. Hal ini membuat The Feds meningkatkan suku bunga acuan tahun 2018 dan juga tahun 2019. Peningkatan upah pekerja selaras dengan keinginan The Feds untuk menaikkan suku bunga agar inflasi Amerika tetap terkendali.

Berbeda lagi pada tahun 2019. Angka pertumbuhan lapangan kerja di Amerika naik 196.000 di bulan Maret 2019 dan tingkat pengangguran berada di angka 3,8%. Data ini disampaikan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika pada bulan April 2019. Bila dibandingkan dengan proyeksi yang disampaikan oleh Dow Jones, angka 196.000 lebih baik dari perkiraan yang mana pertumbuhannya diperkirakan hanya sebesar 175.000.

Akan tetapi kenaikan upah pekerja tumbuh sebesar 0,14% menjadi 3,2% di bulan April 2019, jauh di bawah ekspektasi dengan kenaikan sebesar 3,4%. Bahkan rata-rata jumlah jam kerja meningkat menjadi 34,5 jam per minggu. Bila dilihat dari data dari bulan Februari 2019, kenaikan jumlah pekerja sebesar 33.000 orang. Namun ketika dilihat secara keseluruhan, mulai dari kenaikan 312.000 pekerjaan di bulan Januari 2019, maka rata-rata kenaikan jumlah tenaga kerja selama Januari – Maret 2019 adalah 180.000. Angka ini masih tetap di bawah kenaikan jumlah tenaga kerja rata-rata pada tahun 2018.

Meski begitu, kondisi Amerika Serikat saat ini terlihat jauh lebih baik daripada kinerjanya di awal tahun 2019. PDB atau Produk Domestik Bruto pada kuartal pertama naik 2,1% lalu pada kuartal keempat naik 2,2%. Hal ini membuat terjadi pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018 meningkat jadi 2,9%. Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Amerika Serikat masih berjalan dengan baik dan akan membuat para investor tetap merasa aman menanamkan modalnya.